Anak tidak bisa diam…perlu khawatir?

Sering merasa anak ga bisa berhenti bergerak? Hampir tidak pernah diam, selalu melompat, berayun, jungkir balik, berputar-putar. Walaupun bikin orang tua atau siapapun yang dititipkan capek, tapi itu tidak terlalu mencemaskan. Karena artinya anak sehat dan aktif.

Yang patut dicemaskan adalah kalau kelihatannya anak tidak takut pada apapun, malah bisa dikatakan nekad. Misalnya seringkali meloncat dari tempat yang tinggi tanpa mempedulikan resikonya, berayun sangat tinggi dan cepat, dan lain-lain yang membuat orang yang menjaga atau bahkan hanya melihat saja bikin deg-degan!

Ini biasanya disebabkan karena tidak pekanya atau tidak bekerjanya taktil dalam (deep tactile) sang anak. Anak-anak ini bisa juga disebut hyposensitif. Ambang sakitnya sangat tinggi. Hal-hal yang biasanya terasa pada orang lain, tidak berasa pada anak yang hyposensitif.

Namun patut dilihat juga usia anak. Kalau anak kita masih di bawah 6 tahun, mungkin memang dia belum terlalu memahami konsep ‘bahaya’ dan belum terlalu mengenal lingkungannya. Tapi anak di atas 6 tahun seharusnya sudah lebih bisa memahami hal ini dan tidak perlu terlalu dijaga saat bermain.

Nah, untuk anak-anak di atas 6 tahun yang mengalami hyposensitif dapat dibantu untuk mengatasinya. Hal-hal simpel berikut mudah dicoba di rumah:

  • Saat mandi, sabuni anak dengan menggunakan lap mandi atau sikat mandi
  • Setelah mandi, baluri tubuh anak dengan bedak dan ratakan ke seluruh badan dengan sikat halus
  • Ajak main anak, minta dia berpura-pura jadi”sandwich” dimana anak ditindih dengan bantal
  • Memijat / menekan bagian tubuh anak di balik selimut
  • Biarkan anak membantu mengerjakan pekerjaan di rumah seperti memindahkan barang, mendorong keranjang cucian , dan sebagainya
  • Saat berbelanja, biarkan anak yang mendorong kereta belanjanya dan mengambilkan barang yang agak berat seperti buah semangka, sekilo/2 kilo kentang dll.
  • Usahakan membuat permainan / kegiatan di rumah yang bisa diulang-ulang yang mencakup kegiatan merangkak, lompat, loncat, berguling-guling, memanjat, menjatuhkan diri ke kasur/matras

Hal-hal mudah ini dapat membantu anak mengenali rasa pada tubuhnya dan membantu supaya deep tactile-nya bekerja atau menjadi tidak terlalu peka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s